Dampak Psikologis Apa yang Dialami Mahasiswa Dalam Menjalankan Kuliah Online
Beranda > Artikel > Dampak Psikologis Apa yang Dialami Mahasiswa Dalam Menjalankan Kuliah Online
bg-artikle

Psikolog Universitas Brawijaya (UB), Ari Pratiwi mengatakan, kuliah online atau daring menimbulkan empat permasalahan yang dihadapi mahasiswa, yaitu akademik, pribadi, keluarga, dan sosial. Memang permasalan tersendiri bagi mahasiswa itu mulai dari kecemasan hingga stress, ucap Ari melansir laman UB, Senin (04/1/2022). Dia menyebut, faktor akademik seperti mahasiswa mengalami kesulitan atau kurang jelas dalam memahami materi yang diberikan dosen. Kemudian, media belajar hanya power point, suara teks koneksi internet bermasalah, sinyal internet untuk daerah tertentu bermasalah, sehingga kesulitan mencari informasi tugas dan mengikuti, serta banyaknya tugas tidak sebanding dengan minimnya penjelasan dosen. Faktor yang mempengaruhi masalah pribadi, dia mencontohkan pola pikir negatif dan over thinking, merasa cemas, stres, tertekan, kesepian karena masalah akademik, kondisi Covid-19, keluarga dan lainnya. Faktor keluarga, sebut dia, pada umumnya berkaitan dengan kondisi keluarga mahasiswa. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Dia mencontohkan, seperti terlibat konflik permasalahan dengan keluarga yang tidak diinginkan dan lingkungan keluarga yang tidak support. Ada juga masalah ekonomi atau keuangan karena beberapa orangtua tidak bekerja atau penghasilan menurun karena pandemi Covid-19, serta adanya pola asuh otoriter, keras, dan tradisional sehingga membuat tertekan, jelas dia. Sedangkan faktor sosial, seperti tidak dapat berinteraksi dengan orang lain. Sehingga mahasiswa merasa kesepian, terisolasi dan tertekan, mengalami perasaan bosan di rumah terus, serta kurangnya komunikasi dengan orang lain. Tips dosen bantu mahasiswa saat kuliah online Ari menjelaskan, untuk membantu permasalahan yang dihadapi mahasiswa, ada beberapa tips yang bisa dilakukan dosen penasihat akademik Pada intinya mereka hanya ingin didengar, terkadang dengan kita menjadi pendengar mahasiswa yang sedang melakukan konseling bisa menemukan permasalahannya sendiri, ucap Ari. Dia menjelaskan, bagi mahasiswa junior, dosen penasihat akademik harus mampu menjaga rahasia, memanfaatkan jaringan pertemanan, serta memperkuat hubungan remaja dengan menyelami dunia remaja. Seperti update tren remaja terkait bahasa gaul dan media sosial, ungkap dia. Sedangkan bagi mahasiswa tingkat akhir atau senior, tugas Dosen Pembimbing Akademik, antara lain menggali informasi masalah yang dihadapi, sejarah, dan psikososial (latar belakang keluarga dan peristiwa siginifikan).

Penulis:

Richad Rahim/Fakultas Teknik

Terbit tanggal 8 Januari 2022
Covid
Bagikan ke lainnya

Artikel Lainnya
  • Judul Artikel
    Pembaruan Sistem Pelayanan pada UPT Perpustakaan UNEJ di Era Pandemi Covid-19

    2 Juli 2021

    Baca Artikel
  • Judul Artikel
    Kondisi Perekonomian Usaha Kesehatan di Tengah Pandemi

    25 Desember 2021

    Baca Artikel
  • Judul Artikel
    Fakta dan Mitos Seputar Kesehatan Selama Pandemi Antibiotik dan Pengobatan Rumahan Bisa Membunuh Virus Corona ?

    20 Januari 2022

    Baca Artikel
  • Judul Artikel
    Relawan Tim TDKB Covid-19 Lakukan Visitasi Rutin di RSGM Universitas Jember

    8 Juni 2021

    Baca Artikel
  • Judul Artikel
    Visitasi Gedung CDAST oleh Relawan Tim TDKB COVID-19 dalam Upaya Pemutusan Rantai Virus COVID-19

    8 Juni 2021

    Baca Artikel
  • Judul Artikel
    Relawan Tim TDKB COVID-19 Lakukan Visitasi di Gedung Biro Akademik Kemahasiswaan dan Alumni

    8 Juni 2021

    Baca Artikel
  • Judul Artikel
    Relawan Tim TDKB COVID-19 Batch 1 Tahun 2021 Lakukan Visitasi Rutin di Fakultas Hukum Universitas Jember

    15 Juni 2021

    Baca Artikel
  • Judul Artikel
    Cek Kelengkapan Protokol Kesehatan Agrotechno Park Universitas Jember, Relawan Tim TDKB COVID-19 UNEJ Lakukan Visitasi Rutin

    29 Juni 2021

    Baca Artikel